Ashufa Institute adalah sebuah platform gerakan melek literasi digital II Redaksi menerima kiriman karya opini, esai, puisi, cerpen dan resensi buku silakan kirim karya terbaik anda ke email: ashufainstitute@gmail.com II Menerima dan Menyalurkan Donasi Al-Qur'an, Kitab dan Buku (DOAKU) atau Bantuan Berupa Beasiswa dan Pengadaan Fasilitas Lembaga Pendidikan Lainnya ASHUFA INSTITUTE: News
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Desember 2025

Program Bhakti Sosial TJSL PT Pegadaian Syariah

Sawah Tengah—PT Pegadaian Syariah menyalurkan bantuan berupa bangku dan meja guru melalui Program Bhakti Sosial Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada 30 madrasah se-Madura Raya. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung secara simbolis di salah satu madrasah tepatnya di MI Miftahul Huda Al-miftah yang berlokasi di kampung Morsongai Ds. Sawah Tengah Kec. Robatal Kab. Sampang.

Hadir dalam kegiatan tersebut bapak M. Charis Hamid, S.E., M.M. Selaku Kepala Depertemen Produk Gadai, didampingi oleh Moh. Ali Muhsin, M.Pd Ketu PW PGMNI Jawa Timur serta disambut langsung oleh ketua yayasan sekaligus Pengasuh PP. Progresif Al-Miftah Sawah Tengah K. Achmad Subairi Munaji dan Kepala Pesantren L. Umar Faruk Subairi, M.Pd.

Program Bhakti Sosial TJSL ini merupakan bentuk komitmen PT Pegadaian Syariah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu menunjang kebutuhan pendidikan dan operasional lembaga pendidikan Islam di wilayah Madura.

Perwakilan PT Pegadaian Syariah menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya melalui layanan keuangan syariah, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang berdampak langsung. Madrasah dipilih karena dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, akhlak, dan kecerdasan generasi muda.

Pihak madrasah penerima bantuan menyambut baik program tersebut dan mengapresiasi kepedulian PT Pegadaian Syariah terhadap dunia pendidikan. Menurut mereka, bantuan ini sangat berarti, terutama dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan sarana pendidikan.

Melalui Program Bhakti Sosial TJSL, PT Pegadaian Syariah berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan lembaga pendidikan dan masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik dan berkelanjutan di Madura Raya. (Ags)

Rabu, 17 Desember 2025

Spirit Pesantren dalam Kaderisasi KMB V

SampangFounder Ashufa Institute, Umar Faruk, S.E., M.Pd., menjadi pemateri dalam kegiatan Kaderisasi Mahasiswa Bata-Bata (KMB) Ke-5 yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (IMABA) Kabupaten Sampang, dengan mengusung tema Kepesantrenan sebagai Fondasi Gerakan Mahasiswa.

Dalam pemaparannya, Umar Faruk menegaskan bahwa nilai-nilai kepesantrenan seperti keikhlasan, kedisiplinan, adab, dan khidmah harus menjadi ruh dalam setiap gerak organisasi mahasiswa pesantren. Menurutnya, kaderisasi bukan sekadar proses struktural, melainkan ikhtiar membentuk karakter santri-intelektual yang mampu menjaga tradisi sekaligus merespons tantangan zaman.

“Pesantren tidak hanya melahirkan orang alim, tetapi juga membentuk manusia yang beradab. Ketika nilai kepesantrenan hilang dari organisasi, maka yang tersisa hanyalah aktivitas tanpa ruh,” ungkapnya di hadapan peserta kaderisasi.

Ia juga menekankan pentingnya mahasiswa pesantren untuk tetap berpijak pada tradisi keilmuan pesantren di tengah arus modernisasi. Organisasi, lanjutnya, harus menjadi ruang dialektika antara tradisi dan pembaruan, bukan meninggalkan akar identitas kepesantrenan.

Kegiatan KMB V ini diikuti oleh pengurus dan calon kader Ikatan Mahasiswa Bata-Bata. Suasana kaderisasi berlangsung khidmat dan dialogis, dengan diskusi aktif seputar peran mahasiswa pesantren dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan sosial kemasyarakatan.

Sebagai penutup kegiatan, panitia menyerahkan cendera mata kepada pemateri sebagai bentuk apresiasi. Melalui kaderisasi bertema kepesantrenan ini, diharapkan lahir kader-kader mahasiswa yang berintegritas, berjiwa santri, dan mampu menggerakkan organisasi secara berkelanjutan. (Ags)

Selasa, 16 Desember 2025

Masyarakat Morsongai Gotong Royong Cor Jalan dengan Dana Swadaya

 

Morsongai, Sawah Tengah — Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Kampung Morsongai, Desa Sawah Tengah, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang. Pada hari rabu (17/12/25) pagi, warga morsongai melanjutkan program pengecoran jalan poros dusun, yang terintegrasi antara beberapa dusun yang terdapat di Kampung Morsongai Desa Sawah Tengah. Mereka melaksanakan pengecoran jalan lingkungan dengan dana iuran Swadaya Masyarakat.

Pengecoran dilakukan untuk memperbaiki akses jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Jalan tersebut merupakan jalur utama aktivitas warga, mulai dari akses ke sawah, sekolah, hingga mobilitas ekonomi sehari-hari.

Kegiatan ini melibatkan puluhan warga yang bekerja sejak pagi hari. Sebagian warga menyiapkan adukan semen, sementara yang lain meratakan coran secara bergantian dengan peralatan sederhana. Ada sekitar 40 unit molen yang dipesan untuk proses pengecoran dengan target bisa terhubung dengan akses utama jalan raya Sawah Tengah Robatal tepatnya sampai di Kampung Bunglekko' Desa Sawah Tengah.

Tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini murni hasil kesepakatan warga. “Dana berasal dari iuran sukarela masyarakat. Tidak ada paksaan, semua dilakukan demi kepentingan bersama. Selain itu, dengan adanya swadaya ini, diharapkan masyarakat bisa saling merawat, menjaga dan merasa memiliki sehingga jalan tidak mudah rusak kembali.” ujarnya.

Warga berharap, dengan selesainya pengecoran jalan tersebut, kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan meningkat. Selain itu, semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga untuk mendukung pembangunan lingkungan lainnya. 

Kegiatan pengecoran jalan secara swadaya ini menjadi bukti bahwa partisipasi aktif masyarakat masih menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa. (Ags)

Kamis, 11 Desember 2025

Pelepasan Relawan Madrasah Memanggil Ke-3

 

Pamekasan —
 Acara pelepasan Relawan Madrasah Memanggil Angkatan ke-3 Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Jawa Timur digelar di Pendopo Ronggosukowati, Pamekasan, Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Bergerak Bersama Menuju Madrasah Berkualitas” dan dihadiri puluhan relawan yang siap diterjunkan ke berbagai wilayah pelosok.

Program Madrasah Memanggil bertujuan menggerakkan partisipasi masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas madrasah, khususnya melalui pendampingan tata kelola, penguatan pembelajaran, dan optimalisasi layanan pendidikan. Para relawan yang lolos seleksi akan ditugaskan di sejumlah madrasah dengan berbagai tantangan sarana dan prasarana.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan menekankan pentingnya gerakan kembali memperkuat peran madrasah dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia menyampaikan ajakan “back to madrasah”, sebagai refleksi bahwa madrasah merupakan lembaga pendidikan yang telah lama menjadi fondasi pembentukan karakter dan literasi masyarakat.

Para relawan yang dilepas pada kesempatan tersebut berasal dari berbagai latar belakang dan profesi. Mereka telah melalui proses pendaftaran dan verifikasi, sebelum akhirnya bersedia ditempatkan di madrasah-madrasah yang membutuhkan pendampingan langsung.

Program ini menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dan semangat kerelawanan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Relawan akan membantu penataan administrasi, penguatan literasi, serta pembangunan lingkungan belajar yang lebih tertata.

Pelepasan relawan ditandai dengan pemukulan gong oleh pejabat daerah, sebagai simbol dimulainya tugas para pendamping di lapangan. Para relawan diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan di madrasah tempat mereka bertugas.

Kegiatan ini menegaskan kembali bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada kontribusi nyata masyarakat yang bersedia terjun langsung mendampingi madrasah untuk terus berkembang.

Rabu, 03 Desember 2025