Ashufa Institute adalah sebuah platform gerakan melek literasi digital II Redaksi menerima kiriman karya opini, esai, puisi, cerpen dan resensi buku silakan kirim karya terbaik anda ke email: ashufainstitute@gmail.com II Menerima dan Menyalurkan Donasi Al-Qur'an, Kitab dan Buku (DOAKU) atau Bantuan Berupa Beasiswa dan Pengadaan Fasilitas Lembaga Pendidikan Lainnya Menakar Arah Anggaran Pendidikan Nasional ~ ASHUFA INSTITUTE

Rabu, 24 Desember 2025

Menakar Arah Anggaran Pendidikan Nasional

Resensi Buku

Judul:

Education Budget Tracking Report 2024: Menakar Arah dan Dampak Anggaran Pendidikan

Jenis Buku:

Laporan riset kebijakan / kajian anggaran pendidikan

Tema Utama:

Transparansi, efektivitas, dan keadilan pengelolaan anggaran pendidikan nasional

Laporan Education Budget Tracking Report 2024 menghadirkan potret kritis pengelolaan anggaran pendidikan Indonesia di tengah meningkatnya tuntutan kualitas pembelajaran. Di saat anggaran pendidikan terus mengalami kenaikan, laporan ini mempertanyakan satu hal mendasar: sejauh mana belanja pendidikan benar-benar berdampak pada mutu hasil belajar peserta didik.

Buku ini mengulas struktur anggaran pendidikan nasional, baik di tingkat pusat maupun daerah, serta mengaitkannya dengan capaian pendidikan seperti literasi, numerasi, dan pemerataan layanan. Temuan penting laporan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara besarnya alokasi anggaran dan kualitas pembelajaran yang dihasilkan. Anggaran pendidikan masih didominasi belanja rutin dan administratif, sementara investasi langsung pada proses belajar yang bermakna relatif terbatas.

Secara kritis, laporan ini menegaskan bahwa masalah pendidikan Indonesia bukan terletak pada minimnya anggaran, melainkan pada orientasi kebijakan yang belum sepenuhnya berpihak pada peserta didik. Anggaran kerap dipahami sebagai kewajiban konstitusional, bukan sebagai instrumen strategis untuk membangun kapasitas berpikir, karakter, dan daya saing generasi muda. Kondisi ini relevan dengan fenomena rendahnya capaian akademik nasional, termasuk hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA), yang mencerminkan lemahnya efektivitas belanja pendidikan.

Dari sisi reflektif, buku ini mengajak pembaca untuk melihat pendidikan sebagai ekosistem manusiawi. Anggaran yang besar tidak akan bermakna tanpa relasi pembelajaran yang sehat antara guru, siswa, sekolah, dan masyarakat. Ketika kebijakan fiskal terlepas dari realitas ruang kelas, maka pendidikan berisiko menjadi sistem mahal namun rapuh.

Secara argumentatif, Education Budget Tracking Report 2024 mendorong reorientasi kebijakan anggaran pendidikan. Negara perlu menggeser fokus dari penyerapan anggaran menuju dampak nyata pada kualitas belajar, memperkuat belanja untuk peningkatan kompetensi guru, pembelajaran mendalam, serta penguatan literasi dan numerasi. Transparansi dan partisipasi publik juga menjadi prasyarat penting agar anggaran pendidikan dapat diawasi dan diarahkan secara kolektif.

Sebagai laporan kebijakan, buku ini relevan dan strategis bagi pembuat kebijakan, akademisi, dan pemerhati pendidikan. Pesan utamanya jelas: tanpa keberanian mengubah arah pengelolaan anggaran, pendidikan Indonesia akan terus berjalan dengan biaya tinggi namun hasil yang belum sepadan. Laporan ini layak dibaca sebagai bahan refleksi sekaligus pijakan untuk membangun pendidikan nasional yang lebih berkeadilan dan bermakna.

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar